Mengapa PLN menggunakan listrik bolak balik (alternating current)

Pernahkah sobat berpikir ataupun bertanya-tanya mengapa pembangkit listrik atau PLN menggunakan listrik bolak-balik (listrik AC) dan mengapa PLN tidak menggunakan arus searah saja (listrik DC)

Seperti sobat ketahui kebanyak peralatan elektronik menggunakan arus listrik DC. Sebagai contoh charger ponsel mengeluarkan tegangan 5VDC

Selain itu contoh lainnya adalah radio, power amplifier, VDC, komputer, laptop dan lain sebagainya jika sobat membongkar rangkaian dalamnya sobat akan mengetahui bahwa peralatan tersebut membutuhkan listrik DC dan tidak menggunakan arus AC (arus bolak-balik)

Intinya adalah kebanyakan peralatan listrik yang sering sobat gunakan dalam kehidupan sehari-hari menggunakan listrik bolak-balik

Mengapa PLN menggunakan listrik bolak-balik?

listrik bolak balik

Untuk menjawab persoalan tersebut maka silahkan baca terus artikel berikut

mengapa PLN menggunakan listrik bolak-balik

Arus listrik bolak-balik atau sering disebut juga dengan alternating current merupakan listrik dinamis yang besar tegangan maupun arahnya berubah-ubah

Jika sobat memperhatikan meteran dirumah sobat makan sobat akan menemui tulisan 220VAC 50Hz

Apakah arti dari 220VAC 50Hz?

ukuran tegangan listrik dinyatakan dengan satuan Volt (V). Jadi 220V merupakan ukuran tegangan listrik sedangkan Hz merupakan satuan frekuensi. Jika 50Hz berarti frekuensi listrik sobat adalah 50Hz. Yang berarti listrik ditempat sobat besar dan arahnya berubah-ubah sebanyak 50 Kali tiap detik

Artinya adalah listrik ditempat sobat menggunakan tegangan listrik AC 220V dengan frekuensi 50Hz

Untuk artikel lebih lanjut tentang listrik AC silahkan sobat baca pada artikel perbedaan listrik AC dan DC

Baca juga

Salah satu alasan mengapa PLN menggunakan listrik AC adalah karna mudah transformasikan

Listrik AC dapat diturunkan dan dapat pula dinaikkan dengan mudah dengan menggunakan transformator atau yang sering disebut dengan trafo

mengapa pln menggunakan arus bolak balik

Untuk menggunakan transformator maka arus listrik yang digunakan haruslah arus listrik yang berubah-ubah dalam hal ini digunakanlah arus AC

Hal tersebut dikarenakan transformator tidak dapat memproses tegangan DC. Kalaupun bisa maka harus menggunakan sebuah inverter dan hal tersebut kurang efisien

Apa itu transformator silahkan baca pada artikel pengertian dan cara kerja transformator

Dengan menggunakan transformator maka energi listrik dapat ditransformasikan dengan mudah

Dalam penyaluran energi biasanya pembangkit listrik mentransmisikan daya listrik dalam bentuk 1 fasa dan 3 fasa. Biasanya listrik 1 fasa digunakan untuk perumahan sedangkan 3 fasa untuk industri. Baca pengertian listrik 1 fasa dan 3 fasa

Selain itu keuntungan lainnya adalah energi listrik dapat diubah menjadi DC dengan mudah dengan menggunakan sebuah adaptor

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *